Ret-Ret SMA Katolik Frateran Nunukan dan Don Bosco Tarakan: “Menjadi Manusia Berkarakter untuk Masa Depan”

Nunukan, NETrespon.id – Dalam rangka meningkatkan jati diri siswa – siswi, SMA Katolik Frateran Santo Gabriel Nunukan dan SMA Katolik Don Bosco Tarakan menggelar kegiatan ret-ret bersama yang berlangsung selama lima hari, mulai dari tanggal 7 hingga 12 Februari 2025 di lingkungan Sekolah SMA Katolik St. Gabriel Nunukan, dengan tema “Menjadi Manusia Yang Berkarakter.”

Ketua panitia ret – ret, Yohanes Sapo, S.Pd, Kegiatan ret-ret ini diikuti oleh 113 siswa termasuk Guru Pendamping dari SMA Don Bosko Tarakan dan seluruh siswa SMA Katolik Nunukan. Ret-ret ini diisi dengan berbagai sesi refleksi, sharing kelompok, dan rekonsiliasi.

Baca Juga  Operasi Lilin Kayan Berakhir, Satlantas Beberkan Sejumlah Pelanggaran

“Kegiatan seperti ini setiap tahunnya kami adakan dan sudah berjalan 3 tahun, kali ini SMA Katolik Nunukan menjadi tuan rumah, untuk tahun depan begitu juga sebaliknya. Inti dari kegiatan ini agar solidaritas dan pengenalan jati baik guru maupun siswa bisa bertukar pendapat dan bisa lebih mengenal satu sama lain dalam kasih,” ujar Yohanes, Selasa, 11 Februari 2025.

Dari sudut pandang siswa, Ketua OSIS SMA Katolik Frateran Santo Gabriel Nunukan, Marcela, menyatakan rasa syukur dan antusiasme atas kegiatan ini yang berlangsung di Nunukan.

Baca Juga  Speed "Cinta Putri" Tenggelam, 4 Orang Masih Dalam Pencarian.

“Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan ret ret ini lewat sekolah dan kami sangat bersyukur, kali ini dapat menyelenggarakan kegiatan ret-ret ini. Selain memperdalam iman, kami juga dapat bertemu dan berbagi cerita dan sharing pendapat dengan teman-teman dan guru – guru pendamping dari SMA Don Bosco,” kata Marcela.

Sementara itu, Ketua OSIS SMA Katolik Don Bosco Tarakan, Stevani Sawlinda, juga memberikan tanggapannya.

“Ret-ret ini memberi kami ruang untuk refleksi diri dan mendalami nilai-nilai iman Katolik. Kami juga mendapatkan pengalaman berharga dengan bertukar cerita dan pengalaman dengan teman-teman dari SMA Katolik Frateran Santo Gabriel. Satu kata untuk kegiatan ret-ret ini yaitu “SERU”,” pungkas Stevani sambil tersenyum.

Baca Juga  Pemda Nunukan Fasilitasi Mediasi, PT. SIL-SIP Bersihkukuh PHK Pekerja.
Pentas Seni dari masing – masing sekolah (Foto : Kolin)

Kegiatan ret-ret ini ditutup dengan kegiatan pentas seni sebagai acara puncak yang menampilkan berbagai jenis tarian dan nyayian dari peserta masing – masing sekolah.

Sebagai penutup, Ketua Panitia ret – ret memberikan pesan agar para siswa terus menghidupi semangat kasih dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari mereka baik di sekolah maupun di tengah masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *