Hendak Masuk Malaysia Secara Ilegal, 7 CPMI berhasil di Amankan Lanal Nunukan.

Nunukan, NETrespon.id – Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Lanal Nunukan gagalkan upaya penyelundupan CPMI Non – Prosedural yang hendak memasuki Sabah – Malaysia melalui Kalabakan, Senin (30/1/2025).

Komandan Lanal (DanLanal) Nunukan, Kolonel (P) Handoyo mengatakan tim SFQR yang sedang Patroli Laut melihat speedboat yang mencurigakan dari arah perairan Nunukan yang hendak menuju arah Sungai Ular, Sei Menggaris, Nunukan. Tim langsung menahan dan melakukan pemeriksaan terhadap penumpang, kelengkapan dokumen dan barang bawaan hingga di temukan penumpang merupakan CPMI ilegal atau Non Prosedural.

Baca Juga  Sambangi Coffee Morning, H. Irwan Sabri Siap Agendakan Usulan FKUB

“Ada 8 orang kita amankan, 1 orang motoris, 5 orang laki laki dewasa, 1 orang perempuan dan 1 balita,” kata Handoyo, Selasa (21/1/2025)

“Dari hasil pemeriksaan, para penumpang mengaku akan berangkat ke Kalabakan untuk bekerja di perkebunan sawit. Nantinya para penumpang ini akan kita serahkan kepada pihak BP3MI,” tambahnya.

Kepala BP3MI Kaltara, Kombes Pol F Jaya Ginting melalui Kasi Penempatan BP3MI, Wina Veronika menyampai ucapan terima kasih dan mengapresiasi tindakan pencegahan yang telah dilakukan Lanal Nunukan.

Baca Juga  Terpilih Secara Aklamasi, Mohd. Ramdan,S.H. Ketua KNPI Nunukan 2025 - 2027.

“Kami sangat mengapresiasi atas tindakan pencegahan dari Lanal, dan para penumpang ini akan kami bawa ke Rumah Aman di BP3MI,” Ujar Wina.

“Jika penumpang ini tetap ingin bekerja di Malaysia kami akan mengurus melalui jalur yang legal, jika tidak, maka kami akan memulangkan ke kampung halamannya,” tambahnya.

BP3MI Kabupaten Nunukan berharap upaya pencegahan seperti ini tetap dilaksanakan mengingat keterbatasan personil BP3MI yang minim sehingga tidak bisa melakukan pemantauan langsung di area perbatasan RI – Malaysia.

Baca Juga  BPBD Nunukan Tutup Pencarian di Hari Ke - 10, Korban Ahmad Ramadhani Masih Belum Ditemukan.

“Semoga dengan adanya Sinergisitas antara Lanal Nunukan dan BP3MI ini bisa melakukan banyak lagi pencegahan dan upaya upaya penyelundupan sehingga PMI ataupun CPMI bisa menempuh jalur yang resmi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *